Tampilkan postingan dengan label Roni Gustiani Saputra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Roni Gustiani Saputra. Tampilkan semua postingan
Senin, 10 Januari 2011
Senin, 15 November 2010
Tugas 3# Mengungkap ide/perilaku yang muncul di masa Orang Tuaku
Dalam satu budaya terdapat 7 unsur yang begitu erat kaitannya dan saya akan mengungkapkan satu wujud kebudayaan tentang orang tua saya.
7 unsur itu diantaranya adalah tekhnologi, bahasa, ekonomi, sosial, religi, seni, dan ilmu pengetahuan.
sistem tekhnologi
pada zaman tahun 1970an sistem tekhnologi yang pada saat itu belum begitu maju dengan masih mengandalkan sistem tekhnologi lama yang jelas sangat ketinggalan dibandingkan dengan zaman sekarang ini. tepatnya pada zaman tekhnologi yang ada di era orang tua saya TV masih hitam putih dan masih memakai tlf kabel dan sekarang jelas terlihat perbandingannya dimana masa sekarang dan dulu jauh berbeda dari contoh diatas berikut saya uraikan tentang perkembangan sistem tekhnologi dizaman thun 1970an pada zaman orang tua saya dulu.
Sistem teknologi informasi (STI) telah berkembang dengan sangat pesatnya. Jika diamati, setiap satu dekade, terjadi perkembangan yang cukup signifikan dari sistem teknologi informasi(STI).Dimulai dari era akutansi pada tahun 1950, beranjak ke era operasional mulai tahun 1960, ke era informasi mulai tahun 1970 menuju ke era jejaring dimulai tahun 1980 sampai ke-era jejaring global di mulai tahun 1990, sistem teknologi informasi telah banyak sekali mengalami perubahan-perubahan.
Perkembangan dari sistem teknologi informasi (STI)menyebabkan juga perubahan dari materi pengajaran sistem teknologi informasi sekarang ini semakin luas. Perkembangan dari sistem teknologi informasi ini juga mau tidak mau menyebabkan perubahan-perubahan peran sistem informasi teknologi itu sendiri, mulai dari perannya membantu operasi organisasi menjadi lebih efisien sampai ke perannya sebagai alat memenangkan kompetisi. Perkembangan ini juga menyebabkan perubahan-perubahan peran manajer di dalam organisasi.
Informasi adalah salah satu jenis utama sumber daya yang tersedia bagi manajer . Informasi dapat dikelola seperti halnya sumbar daya yang lain, dan perhatian pada topik ini bersumber dari dua pengaruh. Pertama bisnis telah menjadi semakin rumit, dan kedua, komputer telah mencapai kemampuan yang semakin baik.
Output informasi dari komputer digunakan oleh para manajer, non manajer, serta orang-orang dan organisasi dalam lingkungan dalam perusahaan. Manajer berada pada semua tingkat organisasional perusahaan dan dalam semua area bisnis. Manajer melaksanakan berbagai fungsi dan peran, dan untuk berhasil, manajer memerlukan keahlian dalam komunikasi dan pemecahan masalah. Manajer perlu mengerti komputer
(computer literate), tetapi yang lebih penting , mereka perlu mengerti informasi (informaio literate).
Sangat bermanfaat jika manajer mampu melihat unit-unit sebagai suatu sistem yang terdiri dari beberapa subsistem dan berada dalam supersistem yang lebih besar.Perusahaan adalah suatu sistem yang bersifat fisik, namun dikelola dengan menggunakan suatu sistem konseptual. Sistem konseptual ini dari suatu pengolah informasi yang mengubah data menjadi informasi dan menggambarkan sumberdaya fisik.
Aplikasi komputer utama yang pertama adalah pengolahan data akutansi. Aplikasi terebut lalu diikuti oleh empat aplikasi lain : sistem informasi manajemen(management information systems), sistem pendukung keputusan (decision support systems), kantor virtual( virtual office) dan sistem berbasis pengetahuan (knowledge based systems).Kelima aplikasi ini membentuk sistem informasi berbasis komputer ( computer based information systems), atau CBIS.
Perusahaan-perusahaan membentuk suatu organisasi jasa informasi yang terdiri dari para spesialis informasi untuk menyediakan keahlian dalam pengembangan sistem berbasis komputer. Para spesialis ini mencakup analis sistem ( system analysts), pengelola data base( database administrator), spesialis jaringan( network specialists), programer dan operator. Dalam beberapa tahun terakhir ini , para pemakai telah mulai melakukan sebagian besar pekerjaan para spesialis - suatu fenomena yang disebut end user computing.
Sangat sulit untuk membuktikan nilai ekonomis dari suatu aplikasi komputer , tetapi banyak analis yang dilakukan untuk menimbang nilai tiap proyek potensial. Setelah berjalan,proyek tersebut berkembang melalui suatu siklus hidup sistem(system life sycle)Para spesialis informasi dapat berperan serta dalam tingkat yang beragam, tetapi keseluruhan siklus ,termasuk pengembangan dan pemakaian, harus dikelola oleh manajer.
bahasa
bahasa yang orang tua saya gunakan adalah bahasa melayu yang khas karena orang tua saya berasal dari Kalimantan Barat yang menggunakan bahasa melayu sebagai percakapan untuk sehari hari dan terkadang masih menggunakan dialog bahasa daerah yaitu bahasa bugis.
Bahasa melayu itu masih sering terdengar sampai skrang karena dirumah ataupun dalam acara kumpul keluarga bahasa itu masih sering digunakan. bukan tidak fasih dalam berbahasa Indonesia yang baik tapi itu sudah menjadi khas dan tradisi orang tua saya sejak dahulu. saya sendiripun masih sangat fasih dalam menggunakan bahasa melayu tersebut. Jika kalian masih bngung atau menerka-nerka bagaimana bunyi bahasa melayu tersebut kalian bisa menyaksika salah satu film kartun anak Upin Ipin yah sperti itulah bahasa yang digunakan orang tua saya sejak dulu sampai sekarang.
Di Pontianak kota beliau lahir memang banyak pendatang dari daerah-daerah lain tapi bahasa melayu tersebut adalah bahasa yang melekat di kota Pontianak ini kota yang mana masih dekat dengan negara Malaysia yang juga kental menggunakan bahasa melayu nya.
Dari bahasa yang orang tua saya gunakan jelas terlihat bahwa orang tua saya dan keluarga saya tidak membuang suatu khas bahasa nya dan tetap melestarikan budaya bahasa itu walaupun sekarang seluruh keluarga saya tinggal di Ibu Kota Jakarta yang menggunakan bahasa Indonesia yang baik.
Sistem Ekonomi
Sistem Ekonomi pada jaman dulu masih terlampau enak segala macam murah dan apapun bisa didapat dengan mudah sedangkan sekarang semua serba mahal dan bisa dibayangkan uang Rp1000 bisa beli makan dan minum dengan kenyang sedangkan sekarang sangat mencekik leher.
yah begitulah perkembangan ekonomi kita sekrang ini dan dulu sangat jauh berbeda. Kebanyakan dijaman dulu dan tepatnya di kota beliau lahir mata pencaharian masih banyak yang berdagang dan bertani. yah walaupun keuntungan nya tidak seberapa tetapi sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup jaman dulu berbeda dengan sekrang yang makin kejam saja.
lapangan pekerjaan yang sulit dan apa-apa serba mahal membuat keadaan hidup semakin sulit.
yah sekiranya itu yang orang tua saya ceritakan tentang keadaan ekonomi pada masa beliau dulu sambil curhat dan ayah saya pun berkata "nak jangan buang-buang uang yah sekarang apa-apa mahal" haha sudah pasti orang tua selalu mengeluh dengan keadaan Indonesia dimasa sekarang ini dan berbeda dengan dulu.
Sistem Sosial
Keluarga ayah saya berasal dari keluarga yang sederhana imbuh beliau menegaskan pada saya, tapi keturunan kerajaan sindrang yang menjadi keturunan orang kepercayaan raja pada zaman dahulunya. beliau menjelaskan tentang silsilah keluarga yang masih ada keturunan darah kerajaan sindrang yang salah satu patih kerajaan pada zaman dulu. yah katanya wajar saja banyak terjadi mistis-mistis kecil didaerah kampung kita nak beliau berkata. keturunan itu konon katanya masih memiliki sebuah darah yang mengalir sebagai tabib untuk menyembuhkan orang sakit imbunya demikian. yah apapun status sosial kita tetap dizaman dulu dan sekarang berbeda, dimasa sekarang tentunya kita sedang berperang melawan keadaan Indonesia yang semakin hari membuat semakin kepala beliau pecah saja.
Sisi Realigi
ditempat beliau lahir masih banyak menganut agama Islam dan tidak sedikit pula agama Kristen.
kepercayaan dianut masih banyak menggunakan cara-cara dulu dengan mengandalkan petuah-petuah lama dan tidak sedikit banyak orang yang kontra dengan sistem kepercayaan di Pontianak karena banyak sekali kejadian kejadian mistis disana sehingga membuat masyarakat disana pada zaman dulu agak sedikit menyimpang jika dibandingkan dengan masa sekarang.
sistem kepercayaan pun mulai dipertanyakan karena banyak sekali tradisi-tradisi yang terkadang tidak sesuai dengan ajaran agama Islam, yah tapi itu hanya sebuah tradisi yang boleh dipercaya atau tidak.
Seni
Keraton Kadriah
7 unsur itu diantaranya adalah tekhnologi, bahasa, ekonomi, sosial, religi, seni, dan ilmu pengetahuan.
sistem tekhnologi
pada zaman tahun 1970an sistem tekhnologi yang pada saat itu belum begitu maju dengan masih mengandalkan sistem tekhnologi lama yang jelas sangat ketinggalan dibandingkan dengan zaman sekarang ini. tepatnya pada zaman tekhnologi yang ada di era orang tua saya TV masih hitam putih dan masih memakai tlf kabel dan sekarang jelas terlihat perbandingannya dimana masa sekarang dan dulu jauh berbeda dari contoh diatas berikut saya uraikan tentang perkembangan sistem tekhnologi dizaman thun 1970an pada zaman orang tua saya dulu.
Sistem teknologi informasi (STI) telah berkembang dengan sangat pesatnya. Jika diamati, setiap satu dekade, terjadi perkembangan yang cukup signifikan dari sistem teknologi informasi(STI).Dimulai dari era akutansi pada tahun 1950, beranjak ke era operasional mulai tahun 1960, ke era informasi mulai tahun 1970 menuju ke era jejaring dimulai tahun 1980 sampai ke-era jejaring global di mulai tahun 1990, sistem teknologi informasi telah banyak sekali mengalami perubahan-perubahan.
Perkembangan dari sistem teknologi informasi (STI)menyebabkan juga perubahan dari materi pengajaran sistem teknologi informasi sekarang ini semakin luas. Perkembangan dari sistem teknologi informasi ini juga mau tidak mau menyebabkan perubahan-perubahan peran sistem informasi teknologi itu sendiri, mulai dari perannya membantu operasi organisasi menjadi lebih efisien sampai ke perannya sebagai alat memenangkan kompetisi. Perkembangan ini juga menyebabkan perubahan-perubahan peran manajer di dalam organisasi.
Informasi adalah salah satu jenis utama sumber daya yang tersedia bagi manajer . Informasi dapat dikelola seperti halnya sumbar daya yang lain, dan perhatian pada topik ini bersumber dari dua pengaruh. Pertama bisnis telah menjadi semakin rumit, dan kedua, komputer telah mencapai kemampuan yang semakin baik.
Output informasi dari komputer digunakan oleh para manajer, non manajer, serta orang-orang dan organisasi dalam lingkungan dalam perusahaan. Manajer berada pada semua tingkat organisasional perusahaan dan dalam semua area bisnis. Manajer melaksanakan berbagai fungsi dan peran, dan untuk berhasil, manajer memerlukan keahlian dalam komunikasi dan pemecahan masalah. Manajer perlu mengerti komputer
(computer literate), tetapi yang lebih penting , mereka perlu mengerti informasi (informaio literate).
Sangat bermanfaat jika manajer mampu melihat unit-unit sebagai suatu sistem yang terdiri dari beberapa subsistem dan berada dalam supersistem yang lebih besar.Perusahaan adalah suatu sistem yang bersifat fisik, namun dikelola dengan menggunakan suatu sistem konseptual. Sistem konseptual ini dari suatu pengolah informasi yang mengubah data menjadi informasi dan menggambarkan sumberdaya fisik.
Aplikasi komputer utama yang pertama adalah pengolahan data akutansi. Aplikasi terebut lalu diikuti oleh empat aplikasi lain : sistem informasi manajemen(management information systems), sistem pendukung keputusan (decision support systems), kantor virtual( virtual office) dan sistem berbasis pengetahuan (knowledge based systems).Kelima aplikasi ini membentuk sistem informasi berbasis komputer ( computer based information systems), atau CBIS.
Perusahaan-perusahaan membentuk suatu organisasi jasa informasi yang terdiri dari para spesialis informasi untuk menyediakan keahlian dalam pengembangan sistem berbasis komputer. Para spesialis ini mencakup analis sistem ( system analysts), pengelola data base( database administrator), spesialis jaringan( network specialists), programer dan operator. Dalam beberapa tahun terakhir ini , para pemakai telah mulai melakukan sebagian besar pekerjaan para spesialis - suatu fenomena yang disebut end user computing.
Sangat sulit untuk membuktikan nilai ekonomis dari suatu aplikasi komputer , tetapi banyak analis yang dilakukan untuk menimbang nilai tiap proyek potensial. Setelah berjalan,proyek tersebut berkembang melalui suatu siklus hidup sistem(system life sycle)Para spesialis informasi dapat berperan serta dalam tingkat yang beragam, tetapi keseluruhan siklus ,termasuk pengembangan dan pemakaian, harus dikelola oleh manajer.
bahasa
bahasa yang orang tua saya gunakan adalah bahasa melayu yang khas karena orang tua saya berasal dari Kalimantan Barat yang menggunakan bahasa melayu sebagai percakapan untuk sehari hari dan terkadang masih menggunakan dialog bahasa daerah yaitu bahasa bugis.
Bahasa melayu itu masih sering terdengar sampai skrang karena dirumah ataupun dalam acara kumpul keluarga bahasa itu masih sering digunakan. bukan tidak fasih dalam berbahasa Indonesia yang baik tapi itu sudah menjadi khas dan tradisi orang tua saya sejak dahulu. saya sendiripun masih sangat fasih dalam menggunakan bahasa melayu tersebut. Jika kalian masih bngung atau menerka-nerka bagaimana bunyi bahasa melayu tersebut kalian bisa menyaksika salah satu film kartun anak Upin Ipin yah sperti itulah bahasa yang digunakan orang tua saya sejak dulu sampai sekarang.
Di Pontianak kota beliau lahir memang banyak pendatang dari daerah-daerah lain tapi bahasa melayu tersebut adalah bahasa yang melekat di kota Pontianak ini kota yang mana masih dekat dengan negara Malaysia yang juga kental menggunakan bahasa melayu nya.
Dari bahasa yang orang tua saya gunakan jelas terlihat bahwa orang tua saya dan keluarga saya tidak membuang suatu khas bahasa nya dan tetap melestarikan budaya bahasa itu walaupun sekarang seluruh keluarga saya tinggal di Ibu Kota Jakarta yang menggunakan bahasa Indonesia yang baik.
Sistem Ekonomi
Sistem Ekonomi pada jaman dulu masih terlampau enak segala macam murah dan apapun bisa didapat dengan mudah sedangkan sekarang semua serba mahal dan bisa dibayangkan uang Rp1000 bisa beli makan dan minum dengan kenyang sedangkan sekarang sangat mencekik leher.
yah begitulah perkembangan ekonomi kita sekrang ini dan dulu sangat jauh berbeda. Kebanyakan dijaman dulu dan tepatnya di kota beliau lahir mata pencaharian masih banyak yang berdagang dan bertani. yah walaupun keuntungan nya tidak seberapa tetapi sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup jaman dulu berbeda dengan sekrang yang makin kejam saja.
lapangan pekerjaan yang sulit dan apa-apa serba mahal membuat keadaan hidup semakin sulit.
yah sekiranya itu yang orang tua saya ceritakan tentang keadaan ekonomi pada masa beliau dulu sambil curhat dan ayah saya pun berkata "nak jangan buang-buang uang yah sekarang apa-apa mahal" haha sudah pasti orang tua selalu mengeluh dengan keadaan Indonesia dimasa sekarang ini dan berbeda dengan dulu.
Sistem Sosial
Keluarga ayah saya berasal dari keluarga yang sederhana imbuh beliau menegaskan pada saya, tapi keturunan kerajaan sindrang yang menjadi keturunan orang kepercayaan raja pada zaman dahulunya. beliau menjelaskan tentang silsilah keluarga yang masih ada keturunan darah kerajaan sindrang yang salah satu patih kerajaan pada zaman dulu. yah katanya wajar saja banyak terjadi mistis-mistis kecil didaerah kampung kita nak beliau berkata. keturunan itu konon katanya masih memiliki sebuah darah yang mengalir sebagai tabib untuk menyembuhkan orang sakit imbunya demikian. yah apapun status sosial kita tetap dizaman dulu dan sekarang berbeda, dimasa sekarang tentunya kita sedang berperang melawan keadaan Indonesia yang semakin hari membuat semakin kepala beliau pecah saja.
Sisi Realigi
ditempat beliau lahir masih banyak menganut agama Islam dan tidak sedikit pula agama Kristen.
kepercayaan dianut masih banyak menggunakan cara-cara dulu dengan mengandalkan petuah-petuah lama dan tidak sedikit banyak orang yang kontra dengan sistem kepercayaan di Pontianak karena banyak sekali kejadian kejadian mistis disana sehingga membuat masyarakat disana pada zaman dulu agak sedikit menyimpang jika dibandingkan dengan masa sekarang.
sistem kepercayaan pun mulai dipertanyakan karena banyak sekali tradisi-tradisi yang terkadang tidak sesuai dengan ajaran agama Islam, yah tapi itu hanya sebuah tradisi yang boleh dipercaya atau tidak.
Seni
Keraton Kadriah
Senin, 18 Oktober 2010
TUGAS 2# INDONESIA BAGIAN TERKECIL DALAM HIDUP SAYA
Wisata Belanja Malioboro
Malioboro 2001 Malioboro 1800.Nama Malioboro berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti karangan bunga. Konon, jalan ini memang selalu dipenuhi bunga saat perayaan atau upacara tertentu. Malioboro 1980. Suasana kuno Malioboro masih terasa dengan masih berdirinya gedung-gedung dan bangunan tua peninggalan jaman Belanda. Malioboro 2000. Renovasi gedung-gedung baru membuat romantika Malioboro kuno makin tak terasa. Malioboro kini adalah Malioboro yang modern dan semrawut. Tapi Malioboro tetap saja membuat rindu.
Pusing Tugu Keliling 1755 Tugu Golong Gilig yang tingginya 25 m dibangun Sultan Hamengkubuwono I sebagai simbol miyos sinewaka. 1867 ambruk diguncang gempa dahsyat yang dinamai “Obah terus pitung bumi”. 1889 direnovasi Belanda, dengan tinggi 15 m. Makna tugu Golong Gilig sebagai simbol kekalahan Belanda jadi kabur. Sampai sekarang maknanya belum dikemukakan. Ah, pusing amat! Tugu bukan tugu, ya tetap di situ itu!
Oblong kaki (kawos kaki) Jalan-jalan di Malioboro, mata jadi gatal - kaki pegal. Padahal panjang Malioboro cuma 2 kilo, diukur dari pintu lintasan KA stasiun Tugu sampai Kraton. Resminya sih hanya dari teteg sepur sampai pertigaan Pasar Beringharjo yang disebut Jl. Malioboro. Dari situ ke Kantor Pos namanya Jl. Ahmad Yani, Kantor Pos ke Alun-alun Utara namanya Jl. Trikora yang cuma 100 meter. Di jalan yang pendek tapi ngetop itu terpampang 1 pasar, 2 mal, 3 apotek, 4 bangjo, 10 zebra cross, puluhan toko, ratusan kaki lima dan Cuma ada 1 wc umum. (Jalan-jalan di kota ini, jangan lupa pakai oblong kaki. Jari kaki terlindungi, nyaman sampai ke hati à towo banget !!!) Jalannya pendek, tapi berpengalaman diinjak-injak oleh ribuan kaki setiap hari, mulai dari yang pake sandal, teklek, sepatu, dan bahkan nyeker. Namanya Malioboro, terdiri dari 2 Mall, 3 apotek, 4 bangjo, 10 zebra cross, puluhan toko dan limaratusan kaki (ratusan kaki lima). Umumnya, tak ada kaki yang tahan berpijak lebih dari 10 menit di tempat yang sama, kecuali di satu lokasi yang memang hanya ada satu di Malioboro, yaitu WC umum.
Kota malioboro adalah salah satu tempat wisata yang berada di Ibu kota Yogjakarta. Tempat ini sering sekali dikunjungi wisatawan asing maupun lokal. Malioboro ini adalah salah satu tempat obyek wisata yang menjadi pusat perbelanjaan di ibu kota yogjakarta ini, bahkan malioboro sangat terkenal didaerah pulau jawa sebagai pusat perbelanjaan ditanah jawa. Saya mahasiswa yang bergerak dalam bidang pariwisata sangat mengagumi malioboro ini menurut saya malioboro adalah tempat yang indah tuk dikunjungi dan dijadikan sebagai tempat transit para wisatawan asing. Terkenal dengan tempat perbelanjaan dan kuliner dimalam hari menjadi salah satu daya tarik malioboro sebagai obyek wisata yang patut diperhatikan serta dikunjungi.
Dengan berbagai keaneka ragaman pakaian, makanan bahkan asesoris yang ada disana dan tentunya dengan khas jawa yaitu batik yogjakarta menjadi suatu keindahan tersendiri. Berbagai macam batik, baju kaos biasa dan bahkan asesoris yang unik dan lucu yang tidak saya jumpai di Jakarta membuat para wisatawan lokal berbondong-bondong untuk mengunjunginya. Wisatawan asing pun sangat ramai mengunjungi malioboro untuk membeli buah tangan disini karena menurut mereka batik adalah salah satu budaya yang sampai saat ini menjadi kebanggan Negara Indonesia yang membuat Negara lain penasaran untuk memakai batiknya. Bukan hanya pakaian dan asesoris saja yang dijual disana, berbagai macam jajanan pasar dan makanan (kuliner) tersedia disana. Pada malam hari tepatnya malioboro sangat ramai didatangi para wisatawan untuk menyantap makanan khas jogya disana yaitu gudeg.
Saya sangat menyukai malioboro dan hampir setiap liburan semester saya mengunjunginya karena kebetulan kakek saya adalah pebisnis batik mirota. Setiap malam ketika saya berada dikota yogjakarta saya saya pasti mengunjungi malioboro untuk menghabiskan waktu malam saya sambil menyantap sepiring gudeg yang lezat.Dengan demikian malioboro sangat menjadi tempat favorit saya dalam berlibur.
BOX INFO
| LOKASI | JL. Malioboro - yogyakarta |
| OBJEK |
|
| TRANSPORTASI |
|
| KULINER | ANGKRINGAN |
Sabtu, 18 September 2010
TUGAS 1 # AUTOBIOGRAFI
Kental dengan budaya Bugis dari sejak lahir
Anda mungkin belum pernah mendengar nama ini sebelumnya, ya saya bernama Roni Gustiani Saputra seorang mahasiswa yang biasa dipanggil Onie oleh teman-teman terdekat saya. Saya lahir di kota Pontianak tepatnya di provinsi Kalimantan Barat pada 06 Agustus 1990. Saya anak pertama dari pasangan Samarun dan Rohani. Kedua orang tua saya berasal dari daerah yang sama yaitu Pontianak.

Saya lahir di kota Pontianak sampai saya berumur 3thn dan kemudian saya dan keluarga besar saya mencoba keberuntungan mengadu nasib didaerah Ibu Kota Jakarta. Setibanya di Ibu Kota saya mulai tumbuh dilingkungan yang berbeda. Yah saya dibesarkan dilingkungan budaya betawi tetapi dikeluarga tetap budaya bugis yang sudah melekat dari sejak lahir ini tetap terjaga dan tak pernah berubah. Saya tinggal di daerah Cempaka Putih hingga sekarang.
Pada masa saya balita tepatnya tahun 1990 keadaan Indonesia yang saat itu sedang mengalami krisis moneter sampai tahun 1996 Asia mulai menarik hampir setengah dari aliran modal negara berkembang. Pada saat itu negara kita sangat bergantung kepada dollar yang naik nilainya pada tahun 1990-an.
Pada tahun 1996-2002 saya bersekolah di SDN 13 pagi dicempaka baru. sejak saat itulah saya mulai mengenal bangku pendidikan yang membuat saya mulai berfikir bahwa saya adalah generasi penerus bangsa yang akan melanjutkan program pembangunan negara kita yang sedang terpuruk pada saat saya bersekolah dasar. Krisis moneter yang terjadi dan kerusuhan yang terjadi itu disebabkan karena pada saat itu negara indonesia mengalami penurunan dari bidang ekonomi yang membuat semua hal di Indonesia serba mahal sehingga membuat banyaknya terjadi kericuhan di Ibu Kota yang tak pernah saya lihat sebelumnya. Pada saat itu pula Presiden kita Soeharto dipaksa mundur oleh rakyat Indonesia karena telah dianggap gagal dan membuat Indonesia terpuruk dengan hutang-hutangnya.
Setelah saya lulus dari sekolah dasar saya melanjutkan sekolah saya ke salah satu sekolah menengah pertama dijakarta pusat. Di bangku SMP saya mengalami perubahan yang hidup,pemikiran serta pergaulan yang berbeda tentunya disekolah dasar. Saya mempelajari pelajaran yang jauh lebih sulit tapi menyenangkan buat saya karena disaat itu adalah saat saya mulai menginjak masa remaja saya. Dan dengan hobi saya bermain badminton sejak saya kecil membuat orang tua saya memasukan saya ke salah satu club Bulutangkis dijakarta yaitu Jaya Raya Ragunan, orang tua saya terlalu berobsesi menjadikan saya atlit Bulutangkis.
Dan setelah lulus dari SMP saya memutuskan untuk menunda 1thn untuk melanjutkan kesekolah menengah atas atau SMA. Saya tinggal disebuah asrama Bulutangkis selama 1thn dengan berbagai prestasi yang membuat orang tua saya bangga, tapi itu tidak bertahan lama karena semakin menambahnya umur prestasi saya pun tidak kunjung meningkat karena persaingan diantara atlit muda Bulutangkis sangatlah ketat sehingga saya memutuskan untuk berhenti dan melanjutkan sekolah saya.
Setelah saya berada dibangku SMA saat itu paradigma saya berubah derastis dan harus menjadi seorang laki-laki yang mempunyai tanggung jawab dan memulai keseriusan menatap masa depan. Dengan keadaan Indonesia pada saat itu yang sedang sibuk-sibuknya pemilu.
Derita Warga Miskin
Kalau pejabat dinegeri ini disibukkan dengan sakitnya mantan penguasa orde baru dan sanksi hukumnya, maka masyakarat menengah kebawah juga tak kalah sibuknya.
Sibuk mengurusi dapur mereka, apakah masih bisa mengebul atau tidak. Masyarakat menengah ke bawah yang punya penghasilan Rp 122.000,- perbulan dan dikateorikan masyarakat miskin menurut Badan Pusat Statistik (BPS) sedang berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, ditengah lonjakan harga kebutuhan pokok yang kian melambung tingi.
Himpitan ekonomi semakin menyesakkan hari-hari mereka. Harga kebutuhan pokok yang melambung tinggi membuat mereka berjuang mati-matian untuk mempertahankan hidup.
Apatis dan akhirnya bunuh diri, akibat dari kenaikan sembako. Dari pemberitaan di salah satu stasiun televisi menginformasikan aksi bunuh diri yang dilakukan seorang pedagang gorengan bernama Slamet. Ia mati dengan menggantung diri karena tidak sanggup lagi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, mata pencaharian sebagai pedagang ternyata tidak mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, bahkan merugi. Tak tau harus berbuat apa, maka Slamet nekad untuk mengakhiri hidup dengan menggantung diri. Belum lagi krisis minyak tanah yang langka dipasaran membuat rakyat miskin semakin terpuruk.
Mencari makanan pengganti memang dapat dilakukan dengan beralih ke lauk tempe dan tahu. Namun kini hal itu tidak bisa dilakukan lagi karena harga tempe dan tahu naik seiring dengan melonjaknya harga kedelai dipasaran.
Harga kedelai yang melonjak tinggi berimbas pada naiknya harga tempe dan tahu yang digunakan sebagai penganti lauk ikan, ayam, telur maupun daging sapi oleh masyarakat miskin.
Kini mereka sudah tidak sanggup lagi membeli tahu dan tempe tersebut, bahkan beberapa pengusaha tempe sudah gulung tikar karena tidak sanggup membeli kedelai dengan harga tinggi.
Apa mau dikata, “tiada rotan akar pun jadi”. Untuk pengganti beras sebagian masyarakat Jawa Tengah dan Jawa Timur seperti di Kabupaten Banyumas dan Pacitan beralih ke nasi aking dan nasi oyek sebagai yang harganya lebih murah yaitu Rp 3000,- sampai Rp 4.000,- , dan ini jauh lebih terjangkau oleh masyarakat menengah ke bawah.
Sementara untuk lauknya mereka menacari belalang untuk dimakan. Binatang ini sebelumnya dianggap sebagai perusak lahan pertanian, ternyata kini memiliki manfaat sebagai pengganti lauk tahu dan tempe yang harganya tak terjangkau lagi.
Belum lagi bencana yang datang terus menerus selama beberapa tahun belakangan ini. Masih lekat dalam ingatan kita bagaimana banjir di ibukota Jakarta hampir menenggelamkan sebagian besar ibukota Jakarta. Kini banjir itu menenggelamkan beberapa wilayah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Sungai Bengawan Solo yang sudah tidak mampu lagi menampung air hujan karena pendangkalan menyebabkan airnya masuk ke pemukiman warga. Tentunya ini menimbulkan korban yang tidak sedikit baik materi maupun jiwa.
Pasca banjir dan musim penghujan, penyakit pun datang. Demam berdarah yang setiap tahunnya merenggut korban jiwa, diawal tahun 2008 ini pun masih tetap menjadi momok yang menakutkan bagi warga. Jepara, Padang adalah sederatan wilayah dengan jumlah pasien demam berdarah yang meningkat dari tahun 2007 kemarin.
Inilah sekelumit permasalah yang tengah terjadi dinegeri ini. Kondisi bangsa Indonesia di awal tahun 2008. Apakah tahun 2008 ini menjadi tahun lebih baik dari tahun 2007 dengan kondisi Indonesia yang masih carut marut di awal tahun. Dan saya sebagai salah satu penerus bangsa nantinya sangat memikirkan keadaan negara kita yang memang sedang butuh perubahan.
Lulus dari SMA saya mencoba masuk perguruan tinggi yang saya kehendaki yaitu STAN. Berbagai tes masuk perguruan tinggi telah saya lakukan sehingga pada akhirnya saya diterima di salah satu Universitas di Jakarta, ya saya diterima dengan jalur PENMABA di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang dulu bernama IKIP Jakarta. Saya diterima disalah satu jurusan Sejarah-Pariwisata. Sebagai salah satu calon insan pariwisata saya berharap dapt memajukan sektor pariwisata di Indonesia dengan memanfaatkan sebuah anugrah dari ALLAH SWT yaitu kekayaan akan pulau-pulau yang indah di Indonesia.
Langganan:
Postingan (Atom)


